BUPATI TANJUNG JABUNG BARAT PEDULI CEGAH PENYAKIT AKIBAT ASAP DAN DEBU KARHUTLA


Musim kemarau berakibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sehingga menimbulkan kabut asap dan debu (particulate). Kondisi kualitas udara yang menurun akibat particulate berdampak terhadap kesehatan masyarakat sehingga dapat menimbulkan penyakit ISPA, iritasi mata, batuk, sesak nafas dan penyakit lainnya. Berdasarkan Permenlhk No. : P.14/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2020 tentang Indeks Standar Pencemaran Udara menjelaskan bahwa kategori angka rentan Ispu terdiri dari kategori baik dengan angka rentang 1-50 status warna hijau, kategori sedang dengan angka 51-100 biru, tidak sehat angka 101-200 kuning, sangat tidak sehat angka 201-300 merah dan diatas 300 berbahaya status warna hitam.


Hari ini (24-8-2026), Bapak Bupati Tanjung Jabung Barat di dampingi Kadis Kesehatan melakukan kegiatan peduli cegah penyakit akibat asap dan debu Karhutla dengan membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas luar rumah. Pembagian dilakukan di sekitaran jalan Sriwijaya, Simpang Misno dan depan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tanjung Jabung Barat, Bapak Sahala Simatupang, SKM., M.Ph. saat wawancara ditempat terpisah mengatakan bahwa masker dibagikan untuk mencegah terjadinya penyakit akibat asap dan debu dari kebakaran hutan dan lahan. Pembagian masker ini serentak di lakukan oleh 16 Puskesmas se Kabupaten Tanjung Jabung Barat di wilayah kerjanya. Selain itu Puskesmas juga melakukan pengukuran kualitas udara menggunakan alat Sanitarian Kit berupa Particle Counter/Dust Sampler.





